hahaha..
payah ya. dah populer aja masih 'nyontek ide' dari film, bukannya gali ide sendiri.. apalagi penulis baru. pantes aja di sini ide susah banget berkembang. ckckck..
gue rasa masalah bukan dateng dari penulisnya, dja. tapi memang itu satu paket dengan promosi filmnya. terakhir yang gue tahu, BBB The Movie ada bukunya! penasaran banget siapa yang nulis. yang jelas dalam paketnya itu ada BBB The Music (Soundtrack dan yeah, mereka juga penyanyi. namanya juga BBB, Bintang Bersuara Buruk *kata majalah Rolling Stones lho, bukan gua*). trus The Movie, pastinya karena anak BBB itu aslinya kan jagoan akting ya. dan The Book! OMG. komplit!
karena ada kebutuhan itulah (untuk bikin adapatasinya ke novel/buku), maka dipanggil deh talenta2 berbakat di dunia penulisan untuk menulis adaptasinya. ternyata, ini memang menjual dja. laku. buat industri, namanya laku ya pasti akan dijabanin terus. pemasarannya jadi lebih strategis karena terbantu dengan 'hip' si film. makanya penjualan bukunya selalu dimulai saat filmnya mulai diputar di bioskop.
namanya juga indonesia dja. kalo laku ya kenapa gak dijabanin? hehe...