A+ A- [A]
Welcome, Guest. Please login or register.
May 22, 2012, 11:06:01 PM

Login with username, password and session length
Pages: [1] 2   Go Down
  Print  
Author Topic: Saritem dibubarkan... kenapa?  (Read 2694 times)
0 Members and 1 Guest are viewing this topic.
Aparat
Elite
*

Kurma: +41/-0
Offline Offline

Location: Depok
Posts: 2.115


markidi@live.com markidi
WWW
« on: April 21, 2007, 05:13:07 AM »

Inilah pemerintah kita, kaya'nya kurang kerjaan... cari muka, atau apalah namanya.. Huh? Huh?

Buat apa sih Saritem dibubarin? Apa untungnya buat pemerintah? Yang jelas di situ masyarakat rugi, karena mata pencarian mereka udah gak ada, otomatis jadi pengangguran. Coba aja itung, berapa masyarakat yang kehilangan pekerjaan.. Lips Sealed Lips Sealed

Padahal Saritem ini kompleks, sudah dikotak-kotakin.. jadi gak perlu takut bakal nyebar ke mana-mana.. :-\ :-\
Logged

ikez
Global Moderator
Master
*****

Kurma: +12/-0
Offline Offline

Location: Bandung - Jakarta
Posts: 385


Mikkel Demon

mikkel_demon
WWW
« Reply #1 on: April 21, 2007, 02:11:56 PM »

Hmm Dilema.
sudah uda kapan waktu beberapa kali Saritem mau ditutup, baru kali ini yg cukup serius.
Memang sik, di satu sisi mereka mencari rezeki dan sama-sama dapat untung. Tapi di sisi lain pun jika dikaitkan dengan norma, dari segi agama sudah pasti hal itu dilarang, et cetera.

Solusinya apa ketika mereka sudah tidak lagi di sana?
Masih banyak cara yang lebih baik dan positif untuk mencari nafkah, tinggal implementasinya. Apakah mereka siap? Apakah pemerintah mau membantu nasib mereka?
Logged

Pak Kaduk menghisap candu. Peluh keringat jari kematu. Di mana duduk di situ merindu. Hanya teringat pada yang satu.
gauz
Jendral
*****

Kurma: +17/-0
Offline Offline

Posts: 790


foto ktp

si_agus
WWW Email
« Reply #2 on: April 21, 2007, 03:21:22 PM »

Udah bener di acak2 lagi. Dari pada liar ga ke kontrol, malah serem, penyakit kemana2, dr penyakit kulit sampe penyakit sosial
Logged

ikez
Global Moderator
Master
*****

Kurma: +12/-0
Offline Offline

Location: Bandung - Jakarta
Posts: 385


Mikkel Demon

mikkel_demon
WWW
« Reply #3 on: April 21, 2007, 03:29:18 PM »

Gue dapet info kalo mereka memang terorganisir, ada dokter khusus, ada program kesehatan, program olahraga, yang dilakukan rutin. So mereka lebih safe ketimbang yang di pinggir jalanan atau lainnya. tapi ga tau yaa..
Logged

Pak Kaduk menghisap candu. Peluh keringat jari kematu. Di mana duduk di situ merindu. Hanya teringat pada yang satu.
Bigmac
Moderator
Master
*****

Kurma: +12/-0
Offline Offline

Location: Selatannya Selatan Jakarta
Posts: 367


oldies freak

adezigh
WWW
« Reply #4 on: April 23, 2007, 03:41:11 AM »

Betuuulll!!! Gue setuju kalo kaum PSK itu dilokalisasikan saja, daripada turun ke jalan (udah dilokalisasiin aja, yang di jalanan juga banyak). Dilokalisasiin sambil dibina tentunya. Siapa tau bertobat.

Oya, kalo gak salah, di Saritem itu juga ada pesantren, kan? Apa kabar?
« Last Edit: April 23, 2007, 03:43:24 AM by Bigmac » Logged

“I know but one freedom and that is the freedom of the mind”
Aparat
Elite
*

Kurma: +41/-0
Offline Offline

Location: Depok
Posts: 2.115


markidi@live.com markidi
WWW
« Reply #5 on: April 23, 2007, 08:41:30 AM »

Aneh yaa.. udah rapih begitu eh malah dibubarin, yang underground gak jelas juntrungan malah tetep ada, ya tentu saja udah sogok aparat buat jadi pelindung mereka.

Gue malah setuju usulnya Ali Sadikin, judi dilegalkan saja, dan juga adanya kompleks lokalisasi. Tapi tentu saja di tempatkan di daerah tertentu, misal di sebuah Pulau terpencil, dan kalo ada yang mau judi, atau jajan, ya silakan aja datang ke Pulau itu (kaya di Malaysia di Genting kan..??). Kalo ada yang berani coba-coba buka di luar Pulau itu, langsung hukum mati...

Gue yakin, bakal nambah devisa negara yang amat besar.. masalahnya adalah.. pemerintah kita ini munafik!! Lips Sealed Lips Sealed
Logged

Bigmac
Moderator
Master
*****

Kurma: +12/-0
Offline Offline

Location: Selatannya Selatan Jakarta
Posts: 367


oldies freak

adezigh
WWW
« Reply #6 on: April 23, 2007, 01:27:35 PM »

Ya memang judi mendingan dilegalkan aja, termasuk pelacuran. Ketimbang sembunyi-sembunyi dan duitnya gak masuk ke kas negara.

Ngomong-ngomong, duit dari judi dan pelacuran itu haram gak sih? Sorry nih OOT.

Tapi, Di, rasanya gak adil juga kalo dibilang pemerintahnya munafik, coba kita tengok pada masyarakat (baca:rakyat) sekitarnya juga *imho*.
Logged

“I know but one freedom and that is the freedom of the mind”
Aparat
Elite
*

Kurma: +41/-0
Offline Offline

Location: Depok
Posts: 2.115


markidi@live.com markidi
WWW
« Reply #7 on: April 23, 2007, 01:56:30 PM »

Ya memang judi mendingan dilegalkan aja, termasuk pelacuran. Ketimbang sembunyi-sembunyi dan duitnya gak masuk ke kas negara.

Ngomong-ngomong, duit dari judi dan pelacuran itu haram gak sih? Sorry nih OOT.
Haram kaya'nya.
Masalahnya.. kalo misalnya hasil dari judi dan pelacuran itu dipake buat pembangunan, bikin sejahtera rakyat.. masih haram gak tuh duit? Istilahnya dicuci gitulah.. Cheesy Ali Sadikin pernah mbangun Jakarta ini dengan duit haram dong kalo gitu huhuhu..

Tapi, Di, rasanya gak adil juga kalo dibilang pemerintahnya munafik, coba kita tengok pada masyarakat (baca:rakyat) sekitarnya juga *imho*.
He he he.. gue keliwat emosi kali Jok he he he.. soalnya udah kelewat sebel sama pemerintah. Gak semua aparat pemerintah sii.. tapi oknum.. dan banyakan oknumnya daripada yang bener..
Logged

ikez
Global Moderator
Master
*****

Kurma: +12/-0
Offline Offline

Location: Bandung - Jakarta
Posts: 385


Mikkel Demon

mikkel_demon
WWW
« Reply #8 on: April 23, 2007, 02:00:36 PM »

Ngomong-ngomong, duit dari judi dan pelacuran itu haram gak sih? Sorry nih OOT.

dari diambil dari sisi agama (Islam khususnya), jelasnya harom duit dr judi atau pelacuran.

Logged

Pak Kaduk menghisap candu. Peluh keringat jari kematu. Di mana duduk di situ merindu. Hanya teringat pada yang satu.
Bigmac
Moderator
Master
*****

Kurma: +12/-0
Offline Offline

Location: Selatannya Selatan Jakarta
Posts: 367


oldies freak

adezigh
WWW
« Reply #9 on: April 23, 2007, 03:56:02 PM »

Jadi gimana dong?

Kalo duitnya emang haram, terus, yang manfaatin gak tau kalo itu haram.. kan gak dosa ya?  Grin
Logged

“I know but one freedom and that is the freedom of the mind”
Pages: [1] 2   Go Up
  Print  
 
Jump to:  

Powered by SMF 1.1.4 | SMF © 2006, Simple Machines LLC
Seo4Smf v0.2 © Webmaster's Talks

Novelty design by Bloc | XHTML | CSS
Page created in 0.061 seconds with 21 queries.